Bulan

Leave a comment

Bulan adalah benda angkasa yang berevolusi mengelilingi Bumi secara terus menerus. Bulan merupakan satu-satunya satelit alami yang dimiliki oleh Bumi. Bulan tidak mempunyai sumber cahaya sendiri, tetapi sebenarnya cahaya yang dihasilkan Bulan merupakan pantulan dari sinar Matahari.

Bulan berada dalam orbit sinkron dengan Bumi, hal ini menyebabkan hanya satu sisi permukaan Bulan yang dapat diamati dari Bumi. Orbit sinkron  ini menyebabkan kala rotasi Bulan sama dengan kala revolusinya.

Bulan tidak memiliki udara maupun air, hal ini menyebabkan di Bulan tidak terdapat kehidupan. Bulan memiliki kenampakan alam berupa kawah-kawah yang sangat banyak. Kawah terbesar yang dimiliki oleh Bulan adalah Clavius dengan diameter kawah 230 km dan sedalam 3,6 km.

Info mengenai Bulan:

  • Diameter Bulan : 3.474 km
  • Volume : 2% volume Bumi
  • Massa Bulan : 0.012 massa Bumi
  • Massa Jenis Bulan : 3,4 g/cm³
  • Gaya Gravitasi Bulan : 17% gravitasi Bumi
  • Jarak Rata-Rata Bumi-Bulan : 384.403 km
  • Periode Rotasi Bulan : 27,3 hari
  • Periode Revolusi Bulan : 27,3 hari
  • Periode Sinodik Bulan: 29,5 hari

Gerhana Bulan merupakan suatu fenomena alam dimana pada saat kondisi Bulan purnama, Bumi berada ditengah-tengah antara Bulan dengan Matahari dalam satu  garis lurus. Hal ini menyebabkan bulan tidak mendapatkan sinar dari Matahari sehingga Bulan tidak dapat memantulkan sinar rembulan ke Bumi.

Fase Bulan merupakan tampilan bagian dari Bulan yang tampak terang seperti yang tampak dari Bumi. Fase Bulan bervariasi bergantung pada perubahan posisi Bumi, Bulan, dan Matahari yang relatif. Bila bagian Bulan tampak terang 100%, maka itu disebut sebagai Bulan purnama (Full Moon), sedangkan bila tidak tampak terang sama sekali atau 0%, maka itu disebut sebagai Bulan baru (New Moon).

Advertisements

Tugas Program C++ Yang Ke-4

Leave a comment

Program Mencari Jumlah Dan Rata-rata Menggunakan Fungsi Array

#include<iostream.h>

#include<conio.h>

void main()

{

int a,b;

double c,d;

c=0;

cout<<“Masukkan berapa jumlah data yang Anda ingin inputkan: “;

cin>>a;

cout<<endl;

int nilai[100000];

for(b=0; b<a; b++)

{

cout<<“Masukkan nilai ke-“<<b+1<<“: “;

cin>>nilai[b];

}

cout<<endl<<“Daftar nilai Anda adalah: “;

for (b=0; b<a; b++)

{

cout<<endl<<b+1<<“. “<<nilai [b];

}

cout<<endl<<endl<<“Jumlah nilai yang Anda adalah: “;

for (b=0; b<a; b++)

{

c += nilai[b];

}

cout<<c;

d=c/a;

cout<<endl<<endl<<“Rata-rata nilai Anda adalah: “<<d;

cout<<endl;

getch ();

}


mencari-jumlah-dan-rata-rata-menggunakan-array2


Program Mencari Jumlah Huruf Vokal Dan Nonvokal Menggunakan Fungsi Array

#include<iostream.h>

#include<conio.h>

void main()

{

char a[50];

int b,c,d,e;

b=0;

c=0;

cout<<“Masukkan Jumlah karakter dari kalimat yang akan diinput: “;

cin>>e;

cout<<endl;

cout<<“Masukkan kata yang diinginkan: “;

for (d=0; d<e; d++)

{

cin>>a[d];

}

cout<<endl<<“Kode ASCII: “;

for (d=0; d<e; d++)

{

cout<<(int) a[d]<<” “;

}

cout<<endl;

for (d=0; d<e; d++)

{

if((int)a[d]==97 || (int)a[d]==105 || (int) a[d]==117 || (int) a[d]==101 || (int)a[d]==111)

{

b += 1;

}

else

{

if((int)a[d]==65 || (int)a[d]==73 || (int) a[d]==85 || (int) a[d]==69 || (int)a[d]==79)

{

b += 1;

}

else

{

c += 1;

}

}

}

cout<<endl;

cout<<“Jumlah Huruf Vokal adalah: “<<b<<endl;

cout<<“Jumlah Huruf Nonvokal adalah: “<<c<<endl;

getch();

}

mencari-jumlah-huruf-vokal-dan-nonvokal-menggunakan-array

Program Mencari Jumlah Matriks Menggunakan Array

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

void main()

{

int matriks_pertama[2][3] = {{1,2,3},{4,5,6}};

int matriks_kedua[2][3] = {{6,5,4},{3,2,1}};

int jumlah[2][3];

cout<<“Matriks Pertama “;

for (int a=0; a<2; a++)

{

cout<<endl;

for (int b=0; b<3; b++)

{

cout<<matriks_pertama [a][b];

}

}

cout<<endl;

cout<<“\nMatriks Kedua “;

for (a=0; a<2; a++)

{

cout<<endl;

for (int b=0; b<3; b++)

{

cout<<matriks_kedua [a][b];

}

}

cout<<endl;

cout<<“\nPenjumlahan”;

for (a=0; a<2; a++)

{

cout<<endl;

for (int b=0; b<3; b++)

{

jumlah[a][b]=matriks_pertama[a][b]+matriks_kedua[a][b];

cout<<jumlah[a][b];

}

}

cout<<endl;

getch ();

}

mencari-jumlah-matriks-menggunakan-array

Tugas Program C++ Yang Ke-3

Leave a comment

Tugas No 1

#include<iostream.h>

void main()

{

int i,j,l,k;

cout<<“Masukkan nilai: “;

cin>>i;

for (j=i;j>0;j–)

{

for (k=j;k<=i;k++)

{ cout<<” “;}

for (l=j;l>0;l–)

{cout<<“* “;}

cout<<endl;

}

}

Tugas No 2

#include<iostream.h>

#include<conio.h>

void main()

{

int i,j,k,l,m;

cout<<“Masukkan nilai:”;

cin>>i;

j=i-1;

for (l=j;l>0;l–)

{

for (m=l;m<=i;m++)

{ cout<<” “;}

for (k=l;k>0;k–)

{cout<<k<<” “;}

cout<<endl;

}

getch();

}

3.Buatlah sebuah program perhitungan 2 buah bilangan menggunakan fungsi

#include<iostream.h>

int jumlah(int A,int B)

{ return (A+B);}

void main()

{

int a,b,c;

cout<<“Masukkan nilai pertama:”;

cin>>a;

cout<<“Masukkan nilai kedua:”;

cin>>b;

c=jumlah(a,b);

cout<<“Jumlah keduanya:”<<c<<endl;

}

4.Buatlah program pencari bilangan prima dari 1 –100 menggunakan pengulangan FOR

#include <iostream.h>

#include <conio.h>

void main()

{

int i=2;

while (i<=100)

{

if(i/2==1)

{ cout<<i<<” “;}

else if (i%3==1 && i%2!=0 || i%5==0 && i/5==1)

{ cout<<i<<” “;}

else if (i%3==2 && i%2!=0 || i%7==0 && i/7==1)

{ cout<<i<<” “;}

else if (i%3==3 && i%2!=0 && i%9!=0)

{ cout<<i<<” “;}

i++;

}

getch();

}

Tugas Program C++ Yang Ke-2

Leave a comment

1.Buatlah Program untuk menampilkan semua bilangan genap dari 1-20 dan bilangan ganjil dari 30 –50 dengan menggunakan pengulangan while

Program C++

#include <iostream.h>

void main ( )

{

int x, y;

x = 1;

y = 30;

cout<<“Nilai Bilangan Genap”<<endl;

while ( x < 21 )

{

if ( x % 2 == 0)

{

cout<<x<<endl;

}

x++;

}

cout<<endl<<endl<<“Nilai Bilangan Ganjil”<<endl;

while ( y < 51 )

{

if ( y % 2 == 1)

{

cout<<y<<endl;

}

y++;

}

}

Output Program C++

2.Buatlah Program untuk menampilkan semua bilangan kelipatan 7 dari 1-50 dengan menggunakan pengulangan do while

Program C++

#include <iostream.h>

void main ( )

{

int x;

x = 1;

cout<<“Nilai bilangan kelipatan 7″<<endl;

do

{

if ( x % 7 == 0)

{

cout<<x<<endl;

}

x++;

}

while ( x < 50 );

}

Output Program C++

3.Buatlah Program untuk menampilkan deret segitiga dibawah ini menggunakan while

* * *

* *

*

Program C++

#include <iostream.h>

void main ( )

{

int x, y, z;

x = 0;

y = 0;

z = 0;

while ( x < 3 )

{

cout<<” * “;

x++;

};

cout<<endl;

while (y<2)

{

cout<<“ * “;

y++;

};

cout<<endl;

while (z<1)

{

cout<<“ * “;

z++;

};

cout<<endl;

}

Output Program C++

4.Buat program untuk menampilkan

1 2 3 4 5

6 7 8 9 10

11 12 13 14 15

16 17 18 19 20

Program C++

#include <iostream.h>

void main ( )

{

int w, x, y, z;

w = 1;

x = 6;

y = 11;

z = 16;

while ( w < 6 )

{

cout<<” “<<w;

w++;

};

cout<<endl;

while (x<11)

{

cout<<” “<<x;

x++;

};

cout<<endl;

while (y<16)

{

cout<<” “<<y;

y++;

};

cout<<endl;

while (z<21)

{

cout<<” “<<z;

z++;

};

cout<<endl;

}

Output Program C++

Visual Studio C++

Leave a comment

Berbicara tentang C++ biasanya tidak lepas dari C, sebagai bahasa pendahulunya. C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa beraras rendah (bahasa yang berorentasi kepada mesin) dan bahasa beraras tinggi (bahasa yang berorentasi pada manusia).

Pencipta C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M.ritchie pada sekitar tahun 1972. C adalah bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program dalam bentuk sejumlah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program.

C++ diciptakan setelah satu dekade setelah C. diciptakan oleh Bjarne Stroustrup, Laboratorium Bell, pada tahun 1983. Bahasa ini bersifat kompatibel dengan bahasa pendahulunya, C. pada mulanya C++ disebut “a better C”. Nama C++ sendiri diberikan oleh Rick Mascitti pada musim 1983. Tanda ++ berasal dari nama operator penaikan pada bahasa C.

Keistimewaan yang sangat berarti pada C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman yang berorentasi obyek (PBO atau OOP / Object Oriented Programming). Bahasa C++ hanya bersifat Hibrid bukan bahasa murni yang berorientasi objek karena pemrograman C pada tahap awal dapat berpindah jalur ke C++ setahap demi setahap.

Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrograman dalam membuat aplikasi. Greg Perry (1993) mensitir ungkapan para pelopor industri C++ yang pada intinya menyatakan C++ dapat meningkatkan produktivitas pemrogram lebih dari dua kali dibandingkan bahasa prosedural sepeerti C, pascal dan basic. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa kode yang ditulis dengan C++ lebih mudah untuk digunakan kembali pada program-program lain.

Berikut ini merupakan contoh pembuatan program menggunakan Visual Studio C++ :

//Program Pertama

#include<iostream.h>

void main()

{

cout<<“Nama : Gunawan”<<endl;

cout<<“NIM : 0101080079″<<endl;

cout<<“Jurusan : TI”<<endl;

cout<<“E-mail : kaze_no_gunawan@yahoo.co.id”<<endl;

cout<<“YM : kaze_no_gunawan”<<endl;

cout<<“Blog : https://limgunawan.wordpress.com”<<endl;

cout<<endl;

cout<<“Contoh Sederhana Program C++”<<endl;

}

Berikut ini merupakan contoh output (execute) program menggunakan Visual Studio C++ :

Tugas Biodata Perguruan Tinggi Buddhi

Leave a comment

Nama : Gunawan

NIM : 0101080079

Jurusan : TI

E-mail : kaze_no_gunawan@yahoo.co.id

YM : kaze_no_gunawan

My Introduction

2 Comments

Nama saya Gunawan. Alamat e-mail saya adalah kaze_no_gunawan@yahoo.co.id. Saya tinggal di Villa Taman Bandara blok M1 No.12a, Dadap, Tangerang. Tahun 2008 ini telah berusia 18 tahun dan pada tahun ini juga, tepatnya bulan September ini saya telah resmi kuliah di Perguruan Tinggi Buddhi, Tangerang. Jurusan yang saya pilih adalah STMIK khususnya TI.